Senin, 13 Januari 2014

Seni Rupa Aliran Futurisme


Futurisme dari bahasa Perancis, futur atau bahasa Inggris, future yang keduanya berarti “masa depan” adalah:
  1. sebuah ilmu yang mempelajari masa depan
  2. aliran seni yang avant-garde, atau sebelum masanya, terutama pada tahun 1909 Masehi
  3. pandangan yang lebih mementingkan masa depan.
Gerakan Futurisme diproklamirkan pada tahun 1909 oleh seorang penulis dan penyair Italia, Filippo Tommaso Marinetti. Futurisme adalah sebuah gerakan seni murni Italia dan sebuah pergerakan kebudayaan pertama dalam abad ke-20 yang diperkenalkan secara langsung kepada masyarakat luas. Bermula dari konsep dalam pergerakan sastra, kemudian merasuk ke dalam bidang kesenian seperti: seni lukis, seni patung, seni musik, desain dan arsitektur. Futurisme ini muncul dari situasi yang ditimbulkan akibat Perang Dunia I, dengan tujuan meninggalkan kenangan pahit, nostalgia, pesimistis, kemudian melepaskan materi-materi, elemen-elemen, dan nilai-nilai lama. Nilai-nilai dari kaum Futuris, dimaksudkan untuk mengiringi dan mengimbangi pergeseran kebudayaan, kekuatan dinamis pasar yang luas, era permesinan, dan komunikasi global yang menurut argumentasi mereka tengah merubah alam realitas dari kebudayaan dunia. Maka khayalan-khayalan kaum Futuris memakai pola-pola geometris untuk mewakili arah gerak dan makna dari pergerakan itu sendiri. Para seniman dan desainer Futurisme biasanya memanfaatkan hari-hari petang untuk berkumpul, menuliskan manifesto, puisi dan musik. Sifat agresif dan perilaku yang individualis dari kaum Futuris ini lambat laun dimanfaatkan untuk menyebarkan paham Fasisme. Salah seorang Futuris mempublikasikannya dalam surat kabar Perancis, “le Figaro” bertanggal 20 Pebruari 1909, dengan membuat pencampuran atau perpaduan yang tidak mudah di dalam memenuhi kepentingan nasionalisme Italia, kemiliteran dan kepercayaan baru terhadap mesin yang selanjutnya dijelmakan dalam produk mobil dan pesawat terbang. Sebelum Perang Dunia ke II, pergerakan para Futuris Italia yaitu mengantisipasi kemungkinan terjadinya kendala-kendala desain dalam kehidupan sehari-hari, melalui penyerapan dan penggambaran kualitas mekanisasi dan kecepatan, seperti yang telah dibahas oleh Banham dalam bukunya: “Theory and Design in The First Machine Age”. Era ini telah mengispirasikan pelukis Futuris, penyair dan arsitek, diantaranya: Filippo Tommaso Marinetti, Giacomo Balla, Gino Severini, Fornunato Depero, Carra, dan Antonio Sant’Elia untuk menciptakan sebuah karya yang mencerminkan dunia mereka. Itu semua merupakan semangat baru yang mereka junjung tinggi dalam sebuah kelompok yang membawanya kepada politik Fasis, ketika ketergantungan akan keterlibatan emosi dengan gaya hidup kemodernan dan kebaruan di lingkungan masyarakat. Falsafah yang dipakai oleh kaum Futuris hampir sebagian besar diambil dari latar belakang sejarah kemunculan Modernisme. Sebab kita mengetahui, bahwa Futurisme ini merupakan gerakan awal lahirnya Modernisme. Di samping itu, dengan terjadinya Revolusi Industri berpengaruh pula pada Futurisme ini. The Machine Aesthetics atau estetika mesin muncul mempengaruhi ciri-ciri penyusunan tipografi baik pada poster, sampul buku, dan aneka bentuk grafis lain.
Futurisme adalah bagaimana menangkap unsur gerak dan kecepatan ke dalam lukisan dengan memanfaatkan prinsip aneka tampak.
Futurisme merupakan aliran seni yang mendukung perkembangan tipografi sebagai unsur ekspresi dalam design. Sehingga banyak penyair futurisme yang memanfaatkan tipografi sebagai bagian dari ungkapan perasaannya dalam berpuisi.
Karya-karya Futurism
Carlo Carrà, Funeral of the Anarchist Galli (1910-1911) 

 
Umberto Boccioni, Unique Forms of Continuity in Space (1913)

Giacomo Balla (Italia, 1871-1958), Street Light (Lampada — Studio di luce)1909




 
Joseph Stella (Amerika, 1877-1946),Battle of Lights, Coney Island 1913


Marcel Duchamp, Nude Descoding a Staircase No.2 -1912

Selasa, 22 Oktober 2013

7 Produk Aneh Yang Dijual di Jepang







Ini adalah salah satu produk minuman yang dijual di Jepang. Minuman bernama Qbit Placenta 10000 Jelly Drink ini terbuat dari 10% plasenta babi.
Diproses melalui prosedur khusus sehingga menjadi minuman jelly dengan rasa PEACH!! Wah, minuman dari bahan hewani saja bisa diubah menjadi rasa buah-buahan. Menurut mereka, minuman yang aneh ini bisa memberikan banyak manfaat untuk kesehatan dan kecantikan




Ini adalah sebuah penemuan yang kreatif di tahun 90-an. Jepang memproduksi sebuah alat yang bisa menahan rambut kita saat sedang makan mie.
Seringkali ketika mengonsumsi mie, rambut jadi ikut berjatuhan ke mangkok, oleh karena itu dibuatlah alat ini. Wah, sepertinya ikat rambut kalah tenar dengan alat ini pada masa itu.





Benda ini disebut Hay Fever Hat. Sebuah penemuan yang ditujukan bagi mereka yang mengalami flu agar lebih efisien saat mengambil tisu.
Bila digunakan di kepala, bentuknya memang agak aneh. Kita seperti membawa gelondongan tisu di atas kepala. Namun, penyakit flu itu memang membuat kita lemas dan enggan untuk banyak bergerak. Sepertinya alat ini cukup membantu untuk mengatasinya.



 

Dengan menggunakan butter stick ini, kita hanya perlu mengolesnya seperti menggunakan lem stik. Biasanya kita mengoleskan butter atau mentega dengan menggunakan sendok atau pisau.
Penemuan ini cukup unik dan kreatif. Namun tidak kehilangan nilai efisiensi dalam penggunaannya. Selain lebih hemat, olesan pun akan lebih rapi.




Ini mungkin adalah sebuah penemuan yang cukup menggelitik, namun juga mengagumkan. Untuk apa ada akuarium di kakus tempat kita buang air besar?
Well, ritual yang satu ini memang membutuhkan konsentrasi tinggi. Jadi tidak ada salahnya sedikit mendinginkan pikiran sambil buang air. Namun, bagaimana kita bisa melihat akuariumnya ya, kalau posisinya seperti itu?




Alat bantu tetesmata
Sering berkedip saat memakai tetes mata? Coba gunakan alat yang satu ini. Dijamin Anda tak akan berkedip sedikitpun



Waduh, untuk apa wanita ini menggunakan baskom stainless steel di telinganya? Bentuknya memang terlihat aneh, namun sebenarnya ini bukanlah baskom.
Penemuan ini disebut Ear Enchancer. Dengan menggunakan alat ini, mampu membuat kita mendengar dengan lebih tajam. Tapi, tidak menjanjikan penampilan yang cantik.

Masak Telur Pake Handphone



handphone (HP) yang setiap hari kita pakai ternyata memiliki radiasi yang cukup mematikan dalam jangka panjang jika kita tidak berhati-hati menggunakannya. Yang juga mengejutkan adalah radiasi HP ternyata juga bisa dipakai untuk mematangkan sebutir telur seperti microwave!

Untuk membuktikannya, dibutuhkan :
  • 1 butir telur dan 2 HP.
  • tata letak simpan telur di antara 2 HP.
  • 65 menit percakapan dari 1 HP ke yang lainnya

Kita mulai panggilan antara kedua HP selama kurang lebih 65 menit;
15 menit pertama tidak terjadi apa-apa…
Setelah 25 menit telur mulai hangat, setelah 45 menit;
telur sudah panas, dan setelah 65 menit telur matang…
cooking with 2 HP.

Jika radiasi gelombang mikro yang dipancarkan oleh HP mampu memodifikasi protein dalam telur itu.Bayangkan apa yang terjadi dengan protein dalam otak kita ketika kita bicara melalui HP!

Subhanallah, Wanita Ini Mendapatkan Kembali Penglihatannya Saat Haji


Subhanallah, Wanita Ini Mendapatkan Kembali Penglihatannya Saat Haji


MAKKAH, muslimdaily.net, - Melihat Kakbah dan Masjid Al-Haram merupakan keinginan utama bagi jutaan Muslim di seluruh dunia.

Namun, untuk Nafisa Al-Qurmazi, itu adalah mimpi yang terlalu mengada-ada namun   menjadi kenyataan setelah 18 bulan berada dalam situasi kegelapan.

Ketika saya datang untuk haji untuk pertama kalinya, saya yakin bahwa Allah SWT akan menjawab doa-doa saya untuk mendapatkan kembali penglihatan saya," kata Nafisa, kepada surat kabar Al-Madina pada hari Sabtu 19 Oktober, demikian lansir onislam.net.

"Sepanjang perjalanan saya ke Makkah, saya bermimpi melihat Masjid Al-Haram."

Nafisa Al-Qurmazi, seorang wanita asal Tunisia yang telah berusia 70 tahun, adalah salah satu dari para jamaah haji yang memiliki kesempatan untuk melakukan haji tahun ini. Ibu dari tiga anak ini kehilangan penglihatannya sekitar satu setengah tahun yang lalu ketika ia menderita pembekuan darah di otak.

Ketika Nafisa berbondong-bondong dengan sekitar dua juta Muslim ke Arafah, juga dikenal sebagai "BUkit Ampunan", dia tidak tahu bahwa dia akan menyaksikan titik balik dalam hidupnya.

Meneriakkan "Labbaik Allahumma Labbaik", para jamaah mengikuti jejak Nabi Muhammad SAW ke Arafah, di mana Nabi menyampaikan khotbah terakhirnya lebih dari 14 abad yang lalu.

Berada di daerah yang ditentukan untuk jamaah asal Tunisia, dia tiba-tiba mampu melihat warna tenda dan wajah peziarah lainnya sekelilingnya.

"Allah menjawab doa-doa saya dan saya bisa melihat lagi di daerah yang paling suci di dunia, di Arafah," katanya.

Keajaiban seperti yang didapat wanita asal Tunisia ini bukanlah pertama selama haji tahun ini.

Jamaah asal Sudan, Fatima Al Mahi, juga kembali mendapatkan penglihatannya minggu lalu saat berada di Masjid Nabawi. Fatima mengatakan bahwa dia berada di masjid Nabawi ketika dia mulai kembali dapat melihat cahaya,  setalah tujuh tahun terakhir tidak mampu melihat.